Membuat Deskripsi Pada Rapor Kurikulum 2013

June 15, 2019
Membuat Deskripsi Yang Tepat Pada Rapor Kurikulum 2013


Berdasarkan permendikbud nomor 104 tahun 2014 bahwa rapor tidak hanya diisi dengan nilai, namun juga diberikan deskripsi untuk ketiga ranah yaitu deskripsi pengetahuan, deskripsi keterampilan dan deskripsi sikap. Membuat deskripsi pada nilai suatu mata pelajaran itu berdasarkan nilai setiap KD (Kompetensi Dasar). Dua orang siswa sama-sama dapat nilai 3,65 (misalnya) belum tentu deskripsinya sama, karena penguasaan terhadap KD-KD kedua siswa itu belum tentu sama.

Sebagai contoh, misalkan matematika terdapat 5 KD untuk pengetahuan, 
yaitu KD 3.1 sampai dengan KD 3.5. Bisa saja siswa pertama, KD 3.1 sampai dengan 3.4 SANGAT MENGUASAI, sedangkan KD 3.5 kategorinya MENGUASAI,
sedangkan siswa kedua KD 3.1 MENGUASAI sedangkan KD 3.2 sampai dengan KD 3.5 SANGAT MENGUASAI

Jadi masing-masing siswa bisa jadi deskripsinya semuanya berbeda. Inilah yang menjadi salah satu alasan bahwa menulis deskripsi pada rapor kurikulum 2014 itu merepotkan, kecuali bila dibantu dengan aplikasi, sehingga deskripsi akan muncul otomatis.

Permendikbud 104/2014 masih berlaku. Dengan demikian penulisan deskripsi juga masih berlaku. Untuk itu saya akan membahas bagaimana membuat deskripsi yang tepat. Pertama akan kita bahas bagaimana membuat deskripsi ranah pengetahuan.

DESKRIPSI PENGETAHUAN

Misalkan kita akan membuat deskripsi mata pelajaran Seni Budaya untuk ranah pengetahuan. Adapun KD-KD Seni Budaya Seni Rupa untuk ranah pengetahuan kelas X adalah sebagai berikut:

3.1 Memahami bahan, media  dan teknik dalam proses berkarya seni rupa.
3.2 Menerapkan  jenis, simbol dan nilai estetis dalam konsep seni rupa.
3.3 Memahami pameran  karya seni rupa
3.4 Memahami  jenis, simbol, fungsi dan nilai estetis dalam   kritik  karya seni rupa.

Untuk membuat deskripsi kita bisa memilih kata kunci yang menunjukkan tingkat penguasaan, misal SANGAT MAMPU, MAMPU, KURANG MAMPU dan TIDAK MAMPU.

Kategori itu berdasarkan nilai huruf, yaitu

Kategori A (yang terdiri dari A dan A-) maka deskripsinya SANGAT MAMPU

Kategori B (yang terdiri dari B+, B dan B-) deskripsinya MAMPU

Kategori C (yang terdiri dari C+, C dan C-) deskripsinya KURANG MAMPU, bukan CUKUP MAMPU. Karena kategori C ini nilai yang belum tuntas.

Kategori D (yang terdiri dari D+ dan D) deskripsnya TIDAK MAMPU.

Perhatikan tabel berikut ini,
385 - 400 dengan huruf A ;
351 - 384 dengan huruf A- ;
318 - 350 dengan huruf B+ ;

285 - 317 dengan huruf B ;
251 - 284 dengan huruf B- ;
 218 - 250 dengan huruf C+ ;
185 - 217 dengan huruf C ;
151 - 184 dengan huruf C- ;

118 - 150 dengan huruf D+ ;
100 - 117 dengan huruf D ;






Namun perlu di ingat bahwa nilai dengan kategori B- itu belum tentu tuntas, karena rentangan B- adalah 2,51 – 2,84, sedangkan batas ketuntasan adalah 2,67. Jadi misal nilai 2,65 (misalnya) tidak bisa dideskripsikan MAMPU, walaupun sudah B-, karena 2,65 adalah nilai tidak tuntas. Jadi harus kita buat sekat terlebih dahulu, yaitu 2,67 sebagai batas ketuntasan. Nilai 2,67 atau lebih dideskripsikan MAMPU dan SANGAT MAMPU, sedangkan nilai kurang dari 2,67 dideskripsikan KURANG MAMPU dan TIDAK MAMPU, dengan rentangan sebagai berikut:

3,51 – 4,00 deskripsi SANGAT MAMPU. (3,51 adalah batas bawah A-)

2,67 – 3,50 deskripsi MAMPU (2,67 adalah batas ketuntasan)

1,51 – 2,66 deskripsi KURANG MAMPU (1,51 adalah batas bawah C-)

1,00 – 1,50 deskripsi TIDAK MAMPU (1,50 adalah batas atas D)

Misal seorang siswa mempunyai nilai pengetahuan seni budaya seni rupa sebagai berikut:

KD 3.1 = 3,85 (kategori A) ===> SANGAT MAMPU

KD 3.2 = 2,84 (kategori B-) ===> MAMPU

KD 3.3 = 2,59 (kategori B-) ===> KURANG MAMPU

KD 3.4 = 1,50 (kategori D+) ===> TIDAK MAMPU

Rerata dari 4 KD itu adalah 2,70 (tuntas)

Deskripsinya adalah sebagai berikut:

Sangat mampu memahami bahan, media  dan teknik dalam proses berkarya seni rupa, mampu menerapkan  jenis, simbol dan nilai estetis dalam konsep seni rupa, kurang mampu memahami pameran  karya seni rupa dan tidak mempu memahami  jenis, simbol, fungsi dan nilai estetis dalam   kritik  karya seni rupa.

DESKRIPSI KETERAMPILAN

Untuk membuat deskripsi ranah keterampilan caranya sama dengan ranah pengetahuan, namun kata kuncinya adalah SANGAT TERAMPIL, TERAMPIL, KURANG TERAMPIL dan TIDAK TERAMPIL.

Contoh deskripsi ranah keterampilan seni budaya seni rupa kelas X

Terampil membuat karya seni rupa dua dimensi berdasarkan melihat model, sangat terampil membuatkarya seni rupa tiga dimensi berdasarkan melihat model kurang terampil memamerkan hasil karyaseni rupa dan tidak terampail membuat tulisan kritik  karya seni rupa mengenai jenis, fungsi, simbol dan nilai estetis berdasarkan hasil pengamatan.


DESKRIPSI SIKAP

Untuk membuat deskripsi sikap kita menggunakan nilai per sikap. Nilai sikap hanya ada 4 yaitu SB (sangat baik), B (baik), C (cukup) dan K (kurang).

KD Sikap sosial dan spiritual Seni Budaya adalah sebagai berikut:

1.1 Menunjukkan sikap penghayatan dan pengamalan serta bangga terhadap  karya seni rupa sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1 Menunjukkan sikap kerjasama, bertanggung jawab,toleran, dan disiplin melalui aktivitas berkesenian
2.2 Menunjukkan sikap santun, jujur, cinta damai dalam mengapresiai seni dan pembuatnya
2.3 Menunjukkan sikap responsif dan pro-aktif, peduli terhadap lingkungan dan sesama, serta menghargai karya seni dan pembuatnya.

Jadi sikap yang dinilai dalam seni budaya adalah: sikap spritual, kerja sama, tanggung jawab, toleransi, disiplin, santun, jujur, cinta damai, responsip, pro aktif, kepedulian.

Misal dari hasi penilaian diperoleh Sikap spiritual nilainya SB, kerja sama nilainya SB, toleransi, disiplin, santun, jujur, cinta damai, responsip, pro aktif nilainya B, sedangkan kepedulian nilainya C.

Maka modusnya adalah B, sehingga nilai sikap yang didapat adalah B, dengan deskripsi sebagai berikut:

Sangat baik dalam sikap spiritual dan kerja sama, baik dalam toleransi, disiplin, santun, jujur, cinta damai, responsip, pro aktif dan masih cukup dalam kepedulian.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

ConversionConversion EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.